
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Teguh Setyabudi dan Senior Digital Development Specialist East Asia And Pacific World Bank Jonathan Marskell secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil dan merilis Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester I Tahun 2026 di Birawa Assembly Hall, Menara Bidakara 2, Jakarta.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sumatera Utara (PMD Dukcapil Provsu), Dr. H. Muhamad Suib, S.Pd., M.M. didampingi Kepala Bidang Kepala Bidang Fasilitasi Pelayanan Administrasi Kependudukan (Drs. Eko Irawan).

Dalam sambutannya, Mendagri menegaskan bahwa Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan fondasi utama transformasi digital pemerintahan, sejalan dengan tema Rakornas Dukcapil yaitu “NIK dan IKD sebagai Fondasi Digital Public Infrastructure dalam mendukung Transformasi Digital Pemerintah”. Pemerintah dapat memetakan kondisi masyarakat secara lebih rinci, berdasarkan jumlah penduduk, usia, jenis kelamin, wilayah, hingga karakteristik sosial ekonomi melalui data kependudukan yang akurat. Data tersebut menjadi pijakan dalam menyusun kebijakan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Lebih lanjut, Mendagri menyampaikan bahwa, data Dukcapil telah dimanfaatkan oleh berbagai kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, sektor perbankan, hingga pelaku usaha untuk mendukung proses verifikasi identitas (Know Your Customer/KYC). Integrasi data kependudukan dengan berbagai basis data kementerian dan lembaga telah meningkatkan akurasi penetapan penerima bantuan serta mempercepat proses verifikasi berbagai indikator, seperti data kepemilikan rumah, kendaraan, pekerjaan hingga berbagai indikator lainnya.

Sementara itu, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menyampaikan bahwa Rakornas menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelaraskan langkah menghadapi percepatan transformasi digital pemerintahan.

Rakornas Dukcapil 2026 diikuti oleh sekitar 700 peserta secara luring, yang terdiri atas perwakilan Kementerian/Lembaga, 552 Kepala Dinas Dukcapil Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Indonesia dan turut diikuti secara daring oleh seluruh aparatur Dinas Dukcapil daerah melalui kanal resmi Direktorat Jenderal Dukcapil. (03/08)